masa kecil kurang bahagia

Jadi ceritanya baru-baru ini bbm an sama teman yang baru ngelahirin. Dia curhat ceritain betapa senengnya punya anak. Trus dia cerita pas kontrol ke dr kandungan dia ampe nangis curhat ke si dokter kalo dia rasanya pengen resign aja dari kantor…pengen fokus urus anak dirumah. Tentuu dengan penuh khidmat dr kami ini cerita -iyah dr kandungan kita samaan memang- kalau membangun sebuah negeri yang baik itu awalnya dari keluarga yang sehat lahir batin….kira-kira gitu lah intinya.

Dr kami ini cerita kalau orang-orang yang memiliki perilaku buruk di luar sana itu bisa dipastikan memiliki masa kecil yang kurang bahagia. Ada haknya sewaktu orang-orang ini masih kecil yang di”rampas” oleh orangtuanya atau orang sekitarnya. Misalnya, sewaktu dia ingin menyusu…nggak dikasih sama ibunya…padahal itu meminta susu itu adalah hak-nya dia sebagai anak yang harus dipenuhi. Lalu saat si anak meminta perhatian..lalu malah di omelin bahkan di cuekin sama orangtuanya..hak-nya dia sebagai anak nggak dipenuhi atau dicukupi. Dan jika terus-terusan seperti ini maka nantinya kalau si anak besar dia akan tumbuh sebagai orang yang suka me-rampas hak orang lain. Entah itu nyawa,benda,posisi jabatan atau apapun itu.

Pas bbm-an sama sahabat saya ini rasanya langsung jleeb jleeeb jleeeb. Soale baru abis ngomel ke Mamal gara-gara dia asik numpahin jus di karpet yang baru divakum. Hiks…*maapin mama ya Mal…

Lalu saya jadi kepikiran…kalau saja teori dokter ini benar..berarti kasian sekali ya sebenernya orang-orang berhati jahat di negeri ini ya?? Kasian karena mungkin -sekali lagi kalau memakai teori ini ya- mereka terampas hak-haknya sewaktu masih kecil. Yang si dokter kasih contoh sebetulnya kasus orang yang melakukan mutilasi sih…katanya dia, kalau itu orang tega melakukan hal itu berarti waktu dia kecil ada orang juga yang tega merampas haknya untuk menjadi anak yang bahagia.

Haiisssh….merinding??? Eyyyym..saya pun merinding waktu bbm an dan sampe sekarang jadi kepikiran terus. Dan sekarang memutuskan buat nulis ini buat bisa dibaca-baca ulang kalau sewaktu-waktu saya lagi kesel sama anak-anak…huhuhuhu.

Makanya mungkin gak salah sih kalo ada istilah masa kecil kurang bahagia…ya mungkin memang begitu adanya…segala sesuatu yang gak terlampiaskan di waktu kecil di kejar untuk bisa didapetin pas udah dewasa. Orang yang doyan korupsi itu misalnya..maaf yaa mungkin aja waktu kecilnya susah..minta ke orangtua gak pernah dikasih atau gak pernah diladenin. Etapiiii jangan ditimpuk yaa..sumpah ini cuma menurut saya aja.

Yah…mudah-mudahan saya jadi bisa lebih sabar…lebih bisa banyakin nyengir liat kelakuan anak-anak walopun yang lebih pantes sebenernya ngedumelin kelakuan mereka bwahahahahaha…

Jadi yuk mari sama-sama kita amin yang kenceng dan khusyuk dalam hati. Setidaknya setiap kali kita berusaha memberikan hak-nya anak-anak…kita udah membantu mereka buat menjadi orang yang berakhlak baik kelak :)

Udah aaah…keseriusan inih pembahasa nnya. Nulis yang ginih-ginih its sooo not me sebenernya. Besok cerita dapur lagi ajaaaa ya mendingan … :D

  1. huwaaa aku pernah -sering tepatnya- nggak ngasih asi ke shaki dengan alasan dia udah gede dan udah waktunya nggak nenen lagi TT__TT
    dan ga jarang juga dia sampe nangis baru akhirnay aku kasih nenen :(
    hiks2

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 231 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: